Menunggu

Saat ini, naskah revisi masih dipegang DPS. Berharap akan segera selesai. Segera konsultasi. Segera sidang. Segera revisi lagi. Segera yudisium. Segera menjadi alumnus.

Untuk saat ini hanya bisa menunggu dengan dag-dig-dug. Apakah aku melakukan kecerobohan lagi? Ya Semesta, Maha Pencipta Aurora. Aku sungguh mengharapkan keajaiban atau keberuntungan. Atau ketelitian dan keyakinan penuh yang tak pudar.

Bukannya tergila-gila untuk segera bekerja di suatu perusahaan atau apa. Tapi ingin sedikit lega. Berjalan maju, bukan jalan di tempat setiap waktu. Melanjutkan penelitian lainnya. Menggapai cita-cita lainnya. Menyongsong mimpi-mimpi di depan mata yang hampir menjadi nyata.

Setelah niat, usaha, dan doa. Aku hanya bisa menunggu. Menunggu sambil memantapkan niat, meningkatkan usaha, dan menyederhanakan doa. Memperbanyak syukur dan memohon ampunan jika ternyata apa yang diusahakan tak cukup.

Itu saja.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s