Balada Kaum Revisioner 1

Tikk \ Tokk \ Tikk \ Tokk

Detik demi detik. Menit demi menit. Jam demi jam. Hari demi hari.

Berjalan. Berlari. Terlewati.

 

Tahap skripsi sudah memasuki revisi naskah pasca sidang. Pekerjaan rumah yang sesungguhnya sangat banyak dan menumpuk. Berulang kali file dalam Microsoft word itu diedit atau sekedar dipandangi. Belum juga beres. Belum juga selesai. Wah.. Wah.. Satu kata untuk ketidakberesan ini adalah : LAWAN!

Jika dikira setelah sidang semuanya akan lebih mudah dan baik-baik saja serta kondisi jiwa akan lebih tenang dan stabil. Aku keliru. Sangat keliru.

Di saat yang sama, iya.. Sama.. Ada hal lain yang mulai menyeruduk dan mengunyel-unyel perasaan. Meringsek memaksa masuk atau tanpa sengaja menyusup diam-diam tanpa bersuara sedikitpun. Dan ini tentang satu hal menyenangkan yang juga menyebalkan. Sebuah paradoks. Sebuah nikmat yang sayang jika ditinggalkan, namun kadang menyakitkan jika dilakukan. Paradoks? Kah?

Sedikit demi sedikit sudah mulai diperbaiki kesalahan dalam naskah.
Sedikit demi sedikit sudah mulai ditambahkan apa yang kurang-kurang.

Jalanku sangat lambat sekarang. Duh, rasanya aku kalah dalam memanajemen dua hal ini. Masalahnya, yang satu sangat mempengaruhi suasana hati. Duh, Gusti… Mengapa dia harus muncul saat ini? Di satu sisi membawa kesenangan, namun di sisi lain membawaku dalam kegundahan jika tak mendengar kabarnya.

Ini adalah fase revisi. Tapi, justru aku larut dalam aksi-aksi. Yang dulunya tak pernah aku jalani. Dan aku bersyukur sempat merasakannya, bersama dia. Bolehkah, duhai Gusti?

Ini adalah fase revisi. Tapi, dia akan pergi cukup jauh beberapa hari lagi. Mungkin dua bulan tak bisa bersama-sama menikmati mengusir sepi hati. Dan bagaimana aku nanti saat dia pergi? Duh, Gusti. Ada apa dengan hati ini? Ruangnya terbagi-bagi. Ambyarlah jati diri. Mana aku yang dulu aku ketahui?

Tikk \ Tokk \ Tikk \ Tokk

Detik jamku tak berbunyi tikk-tokk

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s