Mengganti Lumbung Padi [?]

Makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia adalah beras. Bahkan ada sebuah kalimat yang berbunyi ‘’kalau belum makan nasi, berarti belum makan.’’ Nasi disini maksudnya adalah nasi dari padi/beras. Padahal Indonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki banyak variasi makanan sumber karbohidrat. Singkong, ubi, jagung, kentang, dan sagu sudah tidak asing lagi bagi lidah orang Indonesia. Biasanya sumber makanan tersebut lebih sering diolah menjadi makanan ringan atau makanan kecil.

Bukannya tidak mungkin kita menggantikan beras dengan singkong. Singkong yang dikeringkan bisa dijadikan gaplek atau tiwul. Di Gunung Kidul, masyarakat sudah tidak asing dengan makanan pokok ini. Ketika beras sulit dibeli, masyarakat Gunung Kidul akan memanfaatkan singkong dari ladang mereka sebagai pengganti beras. Dari sisi harga, singkong juga termasuk murah. Selain umbinya, daun singkong dapat dimasak sebagai sayur. Namun, mengganti pola makan memang tidak mudah. Adanya anggapan bahwa singkong adalah makanan orang miskin mungkin menjadi salah satu faktor keengganan mengonsumsi singkong. Sosialisasi yang lebih efektif dan efisien tentang bahan makanan pokok non-beras sangat penting untuk dilakukan demi suksesnya substitusi makanan pokok beras ke non-beras.

Adapun, bagi masyarakat yang sejak dahulu sudah mengonsumsi makanan pokok non-beras, baiknya tidak perlu diikutsertakan ”berasisasi”.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s