Arga adalah Rindu

Arga adalah rindu. Yang menggebu di tiap detak jantungku. Berdesir deras di aliran darahku.

Arga adalah kenangan masa lalu. Yang entah akan menjadi masa depan atau tidak. Mungkin hanya akan ada keengganan. Tuhan… Tolonglah aku. Arga ini memabukkan. Bagai candu.

Arga adalah rindu. Rindu untuk berlaku seperti masa itu. Namun, ada di masa yang akan datang. Entah, apakah usiaku masih bisa merasakannya. Arga.. Arga.. Arga adalah air mata yang tak menitik. Dia mengendap seenaknya di sudut mata atau langsung menguap seketika. Arga.. Arga.. Andai aku tahu Arga. Andai Arga tahu aku dan rasaku. Arga. Arga adalah rindu. Kubilang, Arga adalah rindu. Rindu yang terlalu mendalam dan tak terukur. Membuatku sesak dan sekarat. Membuatku merasa lebih hidup di waktu yang sama. Namun, Arga… Dimana Arga? Masihkah ada di dunia sana? Masih bisakah kita berjumpa?

Arga adalah rindu

Arga adalah rindu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s