Bukan Krisis Identitas

Aku orang Jawa tulen. Ayah dan ibuku orang Jawa tulen.

 

Ketika KKN di Wae Sano, Flores, aku dikira orang Bugis. Entah bagian mana dari muka dan perawakan yang menunjukkan kebugisan itu.

Di warung burjo dekat kosan, aku dikira orang Sunda. Mungkin karena logatku menirukan mereka.

Di sebuah obrolan dunia maya, aku dikira orang Papua. Gara-gara memasang foto, saat kulirku nampak sangat eksotis.

Dalam suatu perbincangan dengan anak kosan, aku dikira orang Sulawesi. Mungkin karena aku pernah ikut ekspedisi di Sulawesi dan kadang berbicara ke-Sulawesi2an.

Pernah pula dikira orang Jawa Barat-an karena nggak Njawani logatnya.

Beuuuuh…. Mau dengar kemedhok-anku ketika ngomong Jawa? Ah…. sudahlah..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s