Senja Jingga Apa???

Senja. Aku bertanya, jinggamu sanggupkah membawanya. Agar bisa kunikmati senja yang jingga. Angin. Ia berlalu menyisakan beku. Bisakah hapuskan serta piluku? Menunggu. Adalah ketidakpastian karenamu. Hati berkata, kau takkan datang. Jiwa memberontak, tak ada guna aku bernisia pada penantian. Tersenyum. Diam. Terbata. Berandai. Adakah kau berpikir aku disini bersama senja yang mulai lelah? Adakah hasratmu mencumbui datangnya malam? Dan aku, bagaimana? Pada apa? Senja sepi?

—12 Agustus 2013— Jogja

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s