Sederhana Saja

Sederhana saja. Keakraban kita terjalin melalui nada-nda yang terangkai indah. Di setiap malam, dini hari, hingga fajar menyapa.

Sederhana saja. Aku bahagia dan lebih ceria ketika melihatnya. Adakah auramu itu menyinari aura gelapku?

Sederhana saja. Aku tak banyak berharap lebih. Karena beginipun aku bahagia.

Ketika melihatmu. Menyadari kehadiranmu. Tertawa bersamamu. Bertatap mata. Saling membaca gerak jemari, melengkapi. Berbagi cerita mimpi. Menembus dunia yang pernah kita harapkan.

Di sudut sana, aku bahagia. Seramai apapun, itu ada kamu. Dan mengapa selalu ada yang kurang jika kita belum saling menyapa?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s