Scriptsweet atau Scriptsweat

Ini cerita tentang gundah gulananya mendapatkan judul skripsi yang tepat.

Semester 9 (tua sekali) adalah semester dimana aku mengambil mata kuliah skripsi. Saat itu di kartu rencana studi ada 2 matkul lain yang aku ambil juga. Kedua matkul itu adalah matkul perbaikan (ngenes). Saat itu, aku masih kebingungan mau skripsi. Hingga galau melanda dan jalan satu-satunya adalah memanggil sang suhu untuk membantu ide. Sebenarnya sudah ada ide, namun nampaknya aku akan kesusahan dengan judul tersebut. Semua adalah tentang BURUNG. Dalam otakku hanya itu yang bisa dipikirkan.

Pertama mendapatkan ide adalah tentang burung Cekakak. Entah yang Jawa atau yang Sungai, itu tidak masalah. Meskipun setelah meninjau pustaka aku cenderung pada Cekakak Sungai. Aku pulang kampung. Dan seharusnya aku survey. Namun nyatanya tidak. 1 minggu dan tidak survey sama sekali.

Setelah mendapatkan satu ide lagi, aku langsung pergi survey bersama temanku. Burung yang aku cari-pun bisa aku lihat. Tapi bukan hanya makhluknya saja yang aku cari, melainkan sarangnya. Dan parahnya aku tidak menemukannya. Menohok, usut punya usut, tebing tempatku duduk mengamati Kuntul Karang sebenarnya adalah tempat si Alap-alap bersarang. Sial. Memang seharusnya suhu ikut membantu surveyku.

Seiring berjalannya waktu dan akupun masih berkutat dengan proposal Alap-alap. Aku kembali menjalani petualangan di lapangan dan organisasi. Terbengkalai skripsiku. Tapi dari kegiatan yang aku lakukan, aku mendapatkan ide lagi. Kali ini berasal dari Elang Brontok. Segera setelah mendapatkan ide, aku bersama mbakku pergi survey ke suatu hutan wisata di GK. Itu adalah survey yang membuat bokek akut. 100 ribu rupiah melayang hanya untuk memasuki hutannya. Ah… sudahlah… kupikir ini sudah keterlaluan. Bahkan pak Sis pemandu kami masuk hutanpun mengatakan bahwa itu sangat mahal. Seharusnya tidak sebanyak itu. Aku makin kesal saja. Tapi ya sudahlah. Hutan ini sudha tidak asing buatku n mbakku. Kami pernah penelitian disitu. Dan 100 ribu yang melayang itu dikarenakan kami dianggap belum pernah ke situ. Padahal kan…… Sarang kami dapatkan, tapi kami tidak tahu itu sarang apa. Karena saat itu pohon sarang Brontok sudah tumbang. Kamipun pulang. Pak Sis pemandu kami memang sangat baik dan sabar. selama perjalanan survey beliau selalu berkata ”kalau misalnya sarangnya gak nemu gimana mbak? kan sayang uangnya” dan juga celetukan mautnya ”kenapa susah2 nyari sarang mbak? kenapa g cacing aja”–hahahaa

Brontok berlalu. Aku hampir putus asa. Hingga pencerahan lain datang. Penawaran dari salah satu LSM untuk penelitian di FLORES. Studinya Burung Kakatua. Bagai mendapatkan pencerahan dari langit. Langsung saja aku kejar membuat proposal dan tinggal analisa data yang belum terselesaikan. Deadline masih panjang. Namun……. Setelah mempertimbangkan begitu banyak hal, aku memutuskan untuk meninggalkan proposal tersebut. Gila… dasar gila… aku capek sebenarnya membuat proposal untuk beberapa judul. Kemantapan hati itu sangat penting kawan.

Kakatua berlalu. Ah, sebenarnya tidak. Aku masih ingin memasukkan proposal Kakatua itu. Semoga saja skripsi sungguhanku bisa selesai dan aku bisa memasukkan proposal Kakatua.

Sekarang, aku masih berkutat dengan pilihan terakhirku. Well, sebenarnya bukan pilihan terakhir. Namun, aku sudah memantapkan hati. Aku ingin segera lulus. Sudah tua… Aku mahasiswa bangkotan yang belum juga lulus dan sering risau dengan masa depan. Ah, sungguh terlalu…

Semoga kali ini Allah mendukungku memantapkan hatiku. Tentunya setelah mengurus acara pemantapan mapalaku, aku harusnya bisa lebih fokus. Bismillah….

One thought on “Scriptsweet atau Scriptsweat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s